Artikel Cetak Kain
Mengapa Warna Desain Berbeda dengan Hasil Cetak Kain?
Pernah melihat desain dengan warna cerah di layar, tetapi hasil cetak kainnya terlihat sedikit berbeda? Hal ini bisa terjadi karena warna yang ditampilkan layar dan warna yang dihasilkan melalui proses cetak memiliki karakteristik berbeda.
Dalam proses cetak kain custom, hasil akhir tidak hanya dipengaruhi oleh file desain. Karakter bahan dan proses pencetakan juga perlu diperhatikan agar hasilnya mendekati tampilan yang diharapkan.
1. Warna Layar dan Warna Cetak Memiliki Cara Kerja Berbeda
Layar perangkat menampilkan warna menggunakan cahaya, sedangkan hasil cetak kain terbentuk melalui tinta dan proses pemindahan warna ke bahan. Perbedaan cara kerja ini membuat warna yang terlihat di layar tidak selalu sama dengan hasil cetaknya.
Pengaturan kecerahan layar juga dapat memengaruhi persepsi warna. Desain yang terlihat sangat terang pada satu perangkat belum tentu tampak sama ketika dibuka di perangkat lain atau dicetak pada kain.
2. Format Warna pada File Desain Perlu Diperhatikan
File desain digital umumnya menggunakan mode warna RGB atau CMYK. RGB digunakan untuk tampilan layar, sedangkan CMYK umum digunakan dalam berbagai proses cetak.
Perbedaan ruang warna dapat membuat sebagian warna berubah ketika desain masuk ke proses produksi. Karena itu, sebaiknya periksa spesifikasi file yang dibutuhkan penyedia jasa cetak sebelum mengirimkan desain.
3. Karakter Bahan Dapat Memengaruhi Tampilan Warna
Warna yang sama bisa terlihat berbeda pada bahan yang memiliki karakter permukaan dan komposisi serat berbeda. Jenis kain, tekstur, serta warna dasar bahan dapat memengaruhi bagaimana hasil cetak terlihat.
Untuk teknik sublimasi, bahan dengan kandungan polyester yang sesuai menjadi salah satu hal penting. CetaKainKu menggunakan bahan dengan kandungan polyester minimal 70% untuk kebutuhan cetak sublimasi. Pilihan bahan dapat dilihat melalui halaman jenis bahan CetaKainKu.
4. Proses Sublimasi Turut Menentukan Hasil Akhir
Pada teknik sublimasi, desain dicetak terlebih dahulu pada media transfer, kemudian dipindahkan ke kain menggunakan panas. Pengaturan proses dan kesesuaian bahan perlu diperhatikan agar hasil pemindahan warna berjalan optimal.
CetaKainKu menggunakan mesin Apsaras G5 Max dengan 8 printhead Epson I3200-A1 serta tinta bersertifikasi OEKO-TEX® ECO PASSPORT untuk mendukung proses cetak kain custom.
5. Cetak Sample untuk Memeriksa Warna Sebelum Produksi
Jika warna menjadi bagian penting dari identitas desain, sebaiknya lakukan cetak sample sebelum memesan dalam jumlah besar. Sample dapat digunakan untuk memeriksa tampilan warna pada bahan yang dipilih dan melihat apakah hasilnya sudah sesuai dengan kebutuhan.
Langkah ini juga membantu mengidentifikasi penyesuaian yang diperlukan sebelum produksi dilanjutkan. Perlu diingat, hasil sample tetap dapat memiliki sedikit perbedaan dari tampilan desain di layar.
Cetak Kain Custom di CetaKainKu
Memahami perbedaan warna layar dan hasil cetak membantu Anda mempersiapkan desain dengan lebih baik sebelum produksi. Dengan memilih bahan yang sesuai dan memeriksa sample terlebih dahulu, Anda dapat mengurangi risiko ketidaksesuaian warna pada hasil akhir.
Untuk pemesanan di atas 200 m², harga cetak kain custom di CetaKainKu mulai dari Rp12.500/m². Anda dapat memperkirakan biaya sesuai kebutuhan melalui kalkulator harga CetaKainKu.
Yuk, wujudkan desain kain custom Anda bersama CetaKainKu by PrimaGraphia. Pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp admin atau langsung melalui website CetaKainKu by PrimaGraphia.